Dalam dunia bisnis, angka jarang berdiri sendiri. Banyak proses membutuhkan angka yang selalu mengikuti kelipatan tertentu—baik itu kelipatan 5, 10, 0,25, 500, atau bahkan kelipatan waktu seperti 15 atau 30 menit.
Fungsi MROUND di Excel dirancang untuk kebutuhan ini. Berbeda dari ROUND atau ROUNDDOWN yang fokus pada digit desimal, MROUND membulatkan angka ke kelipatan tertentu yang kita tentukan.
Artikel ini membahas MROUND: konsep, penggunaan, tips, contoh dunia nyata, kesalahan umum, dan perbandingannya dengan fungsi pembulatan lainnya.
File: fungsi-mround-excel.xlsx
Apa itu Fungsi MROUND di Excel?
Fungsi MROUND Excel adalah fungsi yang membulatkan angka ke kelipatan terdekat.
Sintaksis
MROUND(number; multiple)
Keterangan:
- number (wajib): Angka yang ingin dibulatkan
- multiple (wajib): Kelipatan yang menjadi acuan pembulatan
Konsep Dasar Fungsi MROUND Excel
MROUND membulatkan sebuah angka ke kelipatan terdekat dari suatu nilai.
- Rumus di bawah akan membulatkan 12 ke 10 sebagai kelipatan 5 terdekat
=MROUND(12; 5) - Dengan kelipatan yang sama, rumus berikut membulatkan 14 ke 15
=MROUND(14; 5)
MROUND membulatkan berdasarkan kedekatan jarak ke kelipatan terdekat, bukan arah.
Kapan Menggunakan Fungsi MROUND?
- Saat membulatkan ke kelipatan terdekat, baik naik atau turun
- Saat arah pembulatan bergantung pada nilai yang dibulatkan
- Ketika membutuhkan pembulatan yang konsisten untuk angka positif dan negatif
- Ketika ingin menghindari pembulatan berlebih atau kurang
Tips Menggunakan Rumus MROUND
- Gunakan MROUND untuk pembulatan yang netral, tidak peduli hasilnya ke atas atau ke bawah
- Pastikan kelipatan (multiple) masuk akal dan sesuai dengan konteks kasus
- Hati‑hati dengan angka negatif
- Gunakan MROUND saat hasil pembulatan yang tidak menjadi penentu keputusan
- Gunakan MROUND untuk data yang fluktuatif
- number dan multiple harus angka, bukan teks
Contoh Rumus MROUND di Excel
Menyamakan Ukuran Bahan Baku Ke Kelipatan Tertentu
Sebuah restoran hanya menerima bahan baku tertentu dalam kelipatan seperempat kilogram terdekat. Praktik ini merupakan bagian dari kebijakan restoran untuk pengendalian biaya, akurasi inventaris, koordinasi pemasok, dan konsistensi memasak (sekaligus mencegah pemasok melakukan pembulatan yang mungkin merugikan restoran).
=MROUND(B4; $B$1)
Kemasan Produk Retail
Pemilik toko menjual pensil 5 unit per kemasan. Jumlah pensil yang diterima dari pemasok tidak selalu dalam kelipatan yang diinginkan. Pemilik ingin mengetahui berapa jumlah pensil yang seharusnya agar semuanya terkemas.
=MROUND(B4; $B$1)
Pembulatan Cicilan Kredit
Sebuah lembaga peminjaman memberikan pinjaman kepada seorang nasabah sebesar Rp 5.000.000 dengan lama pinjaman selama 12 bulan. Dengan pembagian langsung, nasabah harus membayar cicilan sebesar Rp 416.666,67 per bulan. Cara ini menyulitkan kedua belah pihak. Karenanya, hasil pembagian dibulatkan ke ratusan ribu terdekat untuk pembayaran 1 sampai 11. Pembayaran pada bulan ke-12 adalah pengurangan antara pokok pinjaman dan jumlah cicilan yang sudah lewat.
=MROUND(B1/12; 100000)
Menentukan Rata-rata Standar Manufakturing
Sebuah mesin di suatu pabrik hanya menerima batch dalam kelipatan 0,2 liter. Volume hasil campuran bahan bervariasi untuk setiap batch. Operator saat ini memiliki 7 batch siap produksi. Dia ingin mengetahui berapa kekurangan dari setiap batch agar campuran dapat disesuaikan volumenya.
=MROUND(AVERAGE(C2:C20); 0,2)
Pembulatan Waktu Kerja
Di suatu pabrik, karyawan pulang lembur (setelah 8 jam waktu kerja) dalam waktu yang tidak bersamaan. Perusahaan tidak mau membayar upah lembur per menit karena tidak selalu mencerminkan jam kerja yang sesungguhnya. Untuk menghindarinya, HR membulatkan waktu kerja ke 30 menit terdekat, terlepas lama kerja. Dengan begitu, upah lembur lebih adil dan konsisten.
=MROUND(D2; TIME(0; 30; 0))
MROUND + POWER untuk Simulasi Pertumbuhan
Di suatu pusat riset agrikultur, seorang ilmuwan sedang menjalankan simulasi pertumbuhan tanaman berdasarkan berbagai dosis nutrisi. Rumus yang digunakan oleh ilmuwan tersebut melibatkan pemangkatan seperti di bawah.
Pertumbuhan = Dosis^FaktorUntuk presentasi ke para atasan, ilmuwan membulatkan hasil agar lebih mudah dibaca dan sesuai dengan standar institusi bersangkutan.
=MROUND(POWER(A2;B2); 0,05)
Kalibrasi Instrumen Laboratorium
Sebuah laboratorium QC (Quality Control) memiliki instrumen High Precision yang bisa membaca hingga tiga angka di belakang koma, instrumen Medium yang hanya bisa membaca dua angka, dan ada instrumen Low Precision yang hanya melihat pada satu angka desimal.
Teknisi menghitung selisih antara pengukuran aktual dan standar, ia mendapatkan angka seperti:
- 0,570
- 0,890
- 1,680
Angka‑angka itu terlalu detail untuk beberapa instrumen. Agar laporan tetap konsisten, teknisi menggunakan rumus berikut di mana presisi ditentukan oleh percabangan kondisi.
=MROUND((B2 - C2) * D2; IF(E2="High Precision"; 0,001; IF(E2="Medium"; 0,01; 0,1)))Dengan cara ini, setiap instrumen mendapatkan angka yang sesuai dengan kemampuannya, dan laporan QC tetap rapi, akurat, dan mudah diaudit.

Kesalahan Umum Rumus MROUND dan Solusinya
| Masalah | Penyebab | Solusi |
| Error #NUM! | number dan multiple bertanda berbeda | Samakan tanda keduanya |
| Error #VALUE! | Input bukan angka | Gunakan VALUE atau NUMBERVALUE |
| Hasil tidak sesuai | multiple tidak relevan | Sesuaikan kelipatan dengan kebutuhan |
Perbandingan MROUND vs ROUND vs CEILING vs FLOOR
| Fungsi | Perilaku |
| MROUND | Membulatkan ke kelipatan terdekat |
| ROUND | Membulatkan ke digit tertentu |
| CEILING | Membulatkan ke atas ke kelipatan |
| FLOOR | Membulatkan ke bawah ke kelipatan |
Kesimpulan
Fungsi MROUND di Excel adalah alat untuk pembulatan angka ke kelipatan tertentu—baik untuk harga, batch produksi, waktu kerja, maupun perhitungan teknis. Dengan memahami cara kerja dan konteks penggunaannya, kita dapat menghasilkan data yang lebih rapi, konsisten, dan sesuai standar operasional.
Kombinasikan MROUND dengan fungsi lain untuk membangun solusi otomatis yang lebih cerdas dan efisien.