Lompat ke konten
Home » Blog » Fungsi PMT Excel

Fungsi PMT Excel

Share :

Misalkan teman-teman ada pinjam uang dengan jumlah dan bunga tertentu. Teman-teman ingin tahu berapa, sih, cicilan yang harus dibayarkan tiap periodenya untuk pinjaman tersebut.

Fungsi PMT Excel bisa membantu menjawab pertanyaan tersebut.

Kali ini kami akan membahas fungsi PMT pada Excel.

Hasil screenshot di artikel ini kami buat dari file xlsx terlampir. Monggo download bila membutuhkan.

File: hasil-fungsi-pmt-excel.xlsx.

Apakah Fungsi PMT Excel Itu?

Fungsi PMT Excel adalah fungsi untuk menghitung total pembayaran – yang terdiri dari pokok dan bunga – yang diperlukan untuk melunasi pinjaman atau investasi dengan tingkat bunga tetap selama jangka waktu tertentu.

Sebagai contoh, Bang Sueb beli mobil listrik Banyu-Rev dengan cara bayar cicil. Harga mobil adalah Rp 275,000,000 dengan bunga 7.2% per tahun dan lama cicilan adalah lima tahun.

Kita dapat menggunakan fungsi PMT untuk menghitung berapa cicilan per bulan yang perlu dibayarkan Bang Sueb untuk melunasi mobil tersebut.

Beberapa hal yang perlu diketahui dari fungsi PMT Excel, yaitu:

  • Hasil fungsi adalah angka negatif agar sesuai dengan prinsip uang keluar dan masuk.
  • Fungsi PMT hanya menghitung bunga dan pokok dan tidak menyertakan ongkos materai, pajak, penalti telat bayar, atau komponen-komponen pembayaran lain yang mungkin ada.

Sintaks Fungsi PMT Excel

Sintaks

PMT(rate; nper; pv; [fv]; [type])

Teman-teman bisa membaca keterangan untuk setiap parameter melalui artikel IPMT.

Fungsi PMT Tidak Bekerja

Ada dua sebab paling sering mengapa rumus PMT Excel tidak bekerja, yaitu:

  • Menggunakan nilai rate dalam bentuk angka negatif atau nper angka nol. Excel akan menampilkan pesan error #NUM! untuk kedua sebab ini. Contoh: =PMT(-3%; 0; 4500000).
  • Menggunakan nilai teks sebagai parameter. Untuk kasus ini, Excel akan menampilkan pesan error #NAME!. Contoh: =PMT(3%; Empat; 4500000).

Kemungkinan lain adalah PMT bekerja dengan baik dan mengembalikan hasil, tapi nilainya terlalu besar atau terlalu kecil.

Untuk kondisi ini, teman-teman mungkin mau periksa apakah penggunaan periode nper dan rate sudah konsisten. Bisa jadi nper bulanan, tapi rate adalah tahunan, atau sebaliknya.

Bentuk Dasar Rumus PMT Excel

Bang Sueb punya pinjam uang sebesar Rp 5,000,000,000 dengan lama cicilan 3 tahun, dan bunga tetap 7% per tahun. Berapa cicilan yang perlu dibayarkan Bang Sueb tiap tahunnya?

Berdasarkan cerita di atas, maka:

  • rate adalah 7%.
  • nper adalah 3 tahun.
  • pv adalah 5000000000.

Dengan menggunakan parameter-parameter di atas, maka rumus PMT adalah sebagai berikut:

=PMT(7%; 3; 5000000000)

Gambar 01. Cara Menggunakan fungsi PMT pada Excel dalam bentuk standar.
Gambar 01. Cara Menggunakan fungsi PMT pada Excel dalam bentuk standar.

Kami menggunakan nilai positif untuk nilai pv sebagai penanda aliran uang masuk.

PMT sendiri memberikan hasil negatif sebagai tanda bahwa ada aliran dana keluar.

Perhatikan bahwa kami hanya menggunakan tiga parameter untuk fungsi PMT. Sebabnya, karena hanya tiga nilai tersebut yang tersedia dan wajib dimasukkan.

Sebagian orang suka menuliskan parameter secara penuh untuk memudahkan keterbacaan. Hasilnya sama aja. Bila demikian, maka rumus adalah sebagai berikut:

=PMT(7%; 3; 5000000000; 0; 0)

Cara Menggunakan Rumus PMT Excel Secara Periodik

Hutang atau investasi tidak selalu dibayarkan secara tahunan. Pembayaran bulanan adalah sangat umum, demikian juga triwulanan atau tengah tahunan.

Kembali pada transaksi Bang Sueb membeli mobil listrik.

Harga mobil adalah Rp 275,000,000, bunga 7.2% per tahun, dan lama cicilan adalah lima tahun. Bang Sueb diberikan pilihan mau bayar bulanan, triwulanan, tengah tahunan, atau bahkan tahunan.

Komponen-komponen rumus, yaitu:

  • pv adalah 275000000.
  • rate adalah 7.2% per tahun.
    • rate bulanan adalah 7.2%/12 = 0.6%.
    • rate triwulanan adalah 7.2%/4 = 1.8%.
    • rate tengah tahunan adalah 7.2%/2=3.6%.
  • Periode tahunan adalah 5.
    • Periode bulanan adalah 5×12=60.
    • Periode triwulanan adalah 5×4=20.
    • Periode tengah tahunan adalah 5×2=10.

Berdasarkan komponen-komponen di atas, maka rumus PMT Excel adalah sebagai berikut:

Rumus PMT bulanan:

=PMT(0.6%; 60; 275000000)

Rumus PMT triwulanan:

=PMT(1.8%; 20; 275000000)

Rumus PMT tengah tahunan:

=PMT(3.6%; 10; 275000000)

Rumus PMT tahunan:

=PMT(7.2%; 5; 275000000)

Gambar 02. Cara menggunakan rumus PMT di Excel untuk perhitungan periodik.
Gambar 02. Cara menggunakan rumus PMT di Excel untuk perhitungan periodik.

Dengan melihat hasil perhitungan berdasarkan periodenya masing-masing, Bang Sueb bisa memutuskan cicilan mana yang akan dia ambil yang lebih menguntungkan berdasarkan kesanggupannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *