Lompat ke konten
Home » Blog » Trace Precedents & Dependents Excel: Melacak Rumus Cepat

Trace Precedents & Dependents Excel: Melacak Rumus Cepat

Share :

Rumus Excel tidak selalu berdiri sendiri. Semakin kompleks data, maka semakin kompleks pula ketergantungan antara satu rumus dengan rumus yang lain.

Trace Precedents dan Trace Dependents membantu memahami hubungan setiap rumus dengan melacak hubungan antara rumus-rumus tersebut.

Download file di bawah untuk mendapatkan bahan demo-demo di artikel ini.

File: trace-precedents-dependents-excel.xlsx

Apa Itu Trace Precedents dan Trace Dependents?

  • Trace Precedents adalah perintah untuk melacak cell-cell penyedia data bagi rumus di cell aktif.
    Dalam analogi pohon keluarga, Trace Precedents digunakan untuk melihat orang tua seseorang: ayah/ibu, kakek/nenek, dan seterusnya.
  • Trace Dependents adalah perintah untuk melihat rumus pada cell-cell mana saja yang menggunakan data di cell aktif.
    Menggunakan analogi pohon keluarga, Trace Dependents berguna untuk melacak keturunan seseorang: anak, cucu, cicit, dan seterusnya.

Kedua perintah ini bisa diakses lewat tab Formulas → Kelompok perintah Formula Auditing.

Gambar 01. Lokasi perintah Trace Precedents dan Trace Dependents.
Gambar 01. Lokasi perintah Trace Precedents dan Trace Dependents.

Tujuan Menggunakan Trace Precedents dan Trace Dependents

Berikut sebab-sebab mengapa melacak rumus dengan Trace Precedents dan/atau Trace Dependents.

  1. Mencari penyebab error, seperti #NAME?, #VALUE!, atau #SPILL!, dengan mengidentifikasi sumber masalah.
  2. Napak tilas (Trace Precedents) cell-cell mana saja yang menjadi referensi dari suatu rumus dan memeriksa akurasi nilai pada cell-cell itu.
  3. Sebaliknya, Trace Dependents dapat membantu memeriksa apakah kesalahan dari suatu cell berpengaruh terhadap rumus-rumus yang ada.
  4. Membantu memahami rumus kompleks, terutama bila rumus dibuat oleh orang lain atau kita sudah lama tidak bekerja dengan rumus tersebut.
  5. Visualisasi bagaimana nilai kembalian suatu rumus dihitung.
  6. Membantu audit rumus atau memeriksa akurasi dan kehandalan rumus. Kedua perintah ini membantu memverifikasi apakah suatu rumus menggunakan input yang benar.
  7. Memperbaiki struktur workbook.
    Bila suatu rumus menggunakan data yang tidak lagi valid, pertimbangkan menghapus data tersebut. Trace Precedents dan Trace Dependents dapat membantu melihat sebab dan akibat dalam menghapus data bersangkutan.
  8. Trace Dependents dapat membantu melihat konsekuensi perubahan di cell tertentu.
  9. Dokumentasi dan kolaborasi. Bila workbook digunakan bersamaan, pembuat rumus dapat menggunakan kedua perintah untuk membantu menjelaskan hubungan antara rumus dan referensi-referensi yang digunakan.

Cara Membaca Panah Trace Precedents dan Trace Dependents

Penggunaan Trace Precedents dan Trace Dependents akan menampilkan panah-panah seperti pada gambar di bawah.

Gambar 02. Panah-panah hasil penggunaan <em>Trace Precedents</em> dan <em>Trace Dependents</em>.
Gambar 02. Panah-panah hasil penggunaan Trace Precedents dan Trace Dependents.

Berikut cara membaca panah-panah:

  • Panah melambangkan aliran data.
  • Panah atau panah-panah yang muncul saat Trace Precedents atau Trace Dependents digunakan pertama kali pada cell tertentu menyatakan hubungan langsung. Contoh: panah dari E3:E7 ke E8.
  • Panah atau panah-panah kedua dan seterusnya yang muncul saat salah satu perintah digunakan untuk kedua, ketiga kali, dan seterusnya pada cell yang sama menyatakan hubungan tidak langsung. Contoh: panah dari B6 ke E6 memiliki hubungan tidak langsung dengan E8.
  • Panah biru menyatakan hubungan tanpa kesalahan secara teknis (tapi bisa jadi ada bentuk kesalahan lain, seperti salah referensi).
  • Bulatan kecil pada panah menandakan bahwa cell di mana bulatan tersebut berada digunakan sebagai referensi oleh rumus di mana mata panah berada. Contoh: rumus pada cell E6 menggunakan referensi B6 dan D6.
  • Panah hitam dengan garis terputus menyatakan hubungan antara cell rumus (mata panah) dengan referensi cell atau range pada worksheet terpisah. Contoh: rumus D5 menggunakan referensi yang berasal C5 (panah biru) dan sheet lain (panah hitam).
  • Panah merah menandakan salah satu dari cell-cell yang berhubungan memiliki kesalahan atau error secara teknis. Contoh: panah dari E3:E7 menuju E8 dengan kesalahan berada di E7.
  • Bila referensi melibatkan suatu range, Excel akan memberikan garis batas yang mengelilingi range tersebut. Contoh E3:E7.

Mengklik ganda panah biru atau merah akan membawa kursor cell ke cell referensi terdekat (cell dengan bulatan kecil).

Sementara itu, mengklik panah hitam akan membuka kotak dialog Go To. Kotak dialog ini berisi informasi di mana sheet cell atau range sumber berada.

Cara Menggunakan Trace Precedents Excel

Berikut panduan menggunakan Trace Precedents. Kami menggunakan data yang tersedia di awal artikel ini.

  1. Pilih cell yang ingin dilacak. Kami menggunakan cell E8.
  2. Klik perintah Trace Precedents satu kali.
    Gambar 03. <em>Trace Precedents</em> dengan preseden tingkat pertama.
    Gambar 03. Trace Precedents dengan preseden tingkat pertama.
    • Sebuah panah muncul dari range E3:E7 menuju E8.
    • Range ini adalah cell-cell yang membentuk rumus pada cell E8.
    • Panah ini adalah preseden tingkat pertama.
  3. Klik Trace Precedents sekali lagi satu kali.
    Gambar 04. <em>Trace Precedents<em> dengan preseden tingkat dua.</em></em>
    Gambar 04. Trace Precedents dengan preseden tingkat dua.
    • Panah lain dari B3 mengarah ke E3. Panah yang serupa muncul juga di baris-baris di bawahnya.
    • Badan panah memiliki bulatan pada B3 dan D3.
    • Bulatan dan panah ini menunjukkan bahwa rumus E3 dibentuk oleh cell-cell B3 dan D3.
    • Ini adalah preseden tingkat kedua.
  4. Klik perintah Trace Precedents ketiga kalinya.
    Gambar 05. <em>Trace Precedents</em> dengan preseden tingkat tiga.
    Gambar 05. Trace Precedents dengan preseden tingkat tiga.
    • Sekelompok panah lain mengarah dari G2:H3 dan C3 ke D3.
    • Panah-panah ini menunjukkan bahwa nilai pada cell D3 dihasilkan oleh rumus yang menggunakan nilai-nilai pada C3 dan G2:H3.
    • Hal yang sama berlaku untuk baris-baris lain di D4, D5, D6, dan D7.
    • Ini adalah preseden tingkat ketiga.
  5. Klik Trace Precedents untuk keempat kalinya.
    • Tidak ada penambahan anak panah baru. Sebabnya, baik nilai-nilai C3 atau G2:H3 tidak dibentuk oleh rumus apa pun.

Cara Menggunakan Trace Dependents Excel

Berikut panduan menggunakan Trace Dependents Excel.

  1. Pilih cell yang akan dilacak turunannya. Kami menggunakan cell D3.
  2. Klik perintah Trace Dependents satu kali.
    Gambar 06. <em>Trace Dependents</em> dengan dependensi tingkat satu.
    Gambar 06. Trace Dependents dengan dependensi tingkat satu.
    • Sebuah anak panah tampil dari D3 dan menunjuk E3.
    • Berdasarkan panah ini, kita mengerti bahwa rumus E3 menggunakan D3 di dalam perhitungannya.
    • Ini adalah dependensi tingkat pertama.
  3. Klik perintah Trace Dependents untuk kedua kalinya.
    Gambar 07. <em>Trace Dependents</em> dengan dependensi tingkat dua.
    Gambar 07. Trace Dependents dengan dependensi tingkat dua.
    • Anak panah baru muncul dari E3 ke E8.
    • Panah ini menandakan bahwa E8 menggunakan E3 sebagai komponen perhitungan.
    • Ini adalah dependensi tingkat kedua.
  4. Klik perintah Trace Dependents untuk kali ketiga.
    • Tidak ada panah baru dari E7.
    • Kondisi ini disebabkan karena tidak ada rumus lain yang menggunakan D3.

Cara Menghilangkan Panah di Excel

Semua panah pelacakan hasil penggunakan Trace Precedents dan Trace Dependents dapat dihilangkan dengan perintah Remove Arrows.

Remove Arrows berada di tab Formulas → Kelompok perintah Formula Auditing (lihat Gambar 01).

Perintah ini akan menghilangkan seluruh panah yang ada, tanpa terkecuali.

Cara Menyimpan Panah Trace Precedents dan Trace Dependents

Excel tidak memiliki cara untuk menyimpan panah-panah hasil pelacakan. Panah-panah ini akan hilang saat workbook ditutup.

Walau pun begitu, ada beberapa cara untuk mengabadikan panah-panah tersebut tanpa harus menjalankan kembali perintah-perintahnya.

  • Membuat screenshot.
  • Menambahkan komentar atau catatan (Comments and Notes) yang menjelaskan ketergantungan dan preseden suatu cell.
  • Membuat diagram secara manual dengan menggunakan bentuk seperti persegi panjang dan konektor. Dengan cara ini, kita juga dapat memberikan warna yang berbeda untuk setiap panah.

Tips Menggunakan Trace Precedents dan Trace Dependents

Berikut tip-tip untuk membantu menggunakan kedua perintah pelacakan:

  • Pahami kegunaan setiap perintah.
  • Utamakan penggunaan untuk rumus kompleks.
  • Beri perhatian lebih pada panah merah.
  • Ingat, klik pertama adalah hubungan langsung, sementara klik kedua dan seterusnya pada cell yang sama adalah hubungan tidak langsung.
  • Gunakan zoom out bila cakupan data cukup luas.
  • Setiap perintah dapat digunakan pada cell mana pun dalam worksheet yang sama. Namun, hindari penggunaan berlebihan untuk menghindari worksheet terlihat berantakan.
  • Gunakan juga pelacakan secara manual untuk membantu memastikan struktur rumus dan hubungan masing-masing cell.
  • Gunakan perintah Evaluate Formula untuk membantu melacak rumus.
  • Pastikan memeriksa cell tersembunyi.
  • Bila rumus menggunakan referensi eksternal, pastikan filenya terbuka.
  • Hapus panah-panah saat tidak lagi digunakan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *